Cara Membaca Hasil Pada Pemeriksaan Tekanan Darah

Tak Perlu Bingung! Ini, Lho, Cara Membaca Hasil Pada Pemeriksaan Tekanan Darah!

Melakukan pemeriksaan tekanan darah perlu dilakukan untuk memantau kesehatan sirkulasi darah yang ada dalam tubuh. Biasanya pemeriksaan dilakukan di klinik atau rumah sakit. Namun, pemeriksaan tekanan darah juga bisa dilakukan di rumah.

Perlu diketahui, tekanan darah normal adalah kisaran 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg. Angka 90 dan 120 adalah menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah. Hal ini disebut tekanan sistolik, sedangkan angka 60 dan 80 merupakan tingkat tekanan saat jantung sedang beristirahat sebelum memompa lagi disebut tekanan diastolik. Apabila saat melakukan pemeriksaan tekanan darah, hasilnya kurang atau lebih itu tandanya adanya gangguan fungsi jantung tertentu.

Dilansir dari halaman hellosehat, ada beberapa orang yang harus melakukan lebih sering pemeriksaan tekanan darah. Biasanya orang tersebut memiliki beberapa kondisi tertentu. Berikut kondisi yang menyebabkan seseorang harus rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah. Simak ulasannya!

  1. Berusia 35 tahun atau lebih
  2. Memiliki riwayat penyakit jantung atau ginjal
  3. Memiliki faktor risiko darah tinggi karena keturunan
  4. Memiliki riwayat hipertensi
  5. Wanita yang sedang hamil
READ  Berapa, Sih, Gaji Dokter Spesialis? Yuk, Simak Ulasan Ini!

Ada dua macam jenis gangguan berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah. Berikut ulasannya!

  1. Hipotensi

Jika hasil pemeriksaan darah Anda berada di bawah 90/60 mmHg, maka Anda mengalami penyakit hipotensi. Bisa dikatakan penyakit ini adalah tekanan darah rendah. Penderita dengan penyakit ini akan berbahaya jika memiliki beberapa gejala, seperti lelah, mual, pusing, penglihatan tidak jelas, pernapasan tidak teratur, bahkan pingsan.

Ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya hipotensi, seperti kehamilan, anemia, dehidrasi, alergi, infeksi, kehilangan banyak darah, mengonsumsi alkohol, gangguan jantung, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

  1. Hipertensi

Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darahnya 130/80 mmHg bahkan lebih. Banyak orang yang terlalu menyepelekan gejala sehingga banyak penderita yang tidak tahu bahwa dia mengalami hipertensi. Apabila tidak ditangani dengan baik, hipertensi dapat memicu penyakit yang mematikan, seperti stroke dan serangan jantung.

READ  Fibrilasi Atrium Adalah Penyakit Jantung. Bagaimana Pencegahannya?

Beberapa orang yang berisiko terkena penyakit ini adalah mereka yang memiliki kelebihan berat badan, berusia di atas 55 tahun, perokok, jarang berolahraga, sering mengonsumsi alkohol, dan suka mengonsumsi kandungan makanan asin. Memiliki riwayat anggota keluarga yang menderita penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi juga menjadi berisiko.

Ada beberapa cara untuk memahami hasil pemeriksaan tekanan darah menurut halaman alodokter. Berikut ulasannya!

  1. Normal

Tekanan darah bisa dikatakan normal jika hasilnya kurang dari 120/80 mmHg.

  1. Prahipertensi

Tekanan darah bisa dikatakan prahipertensi jika hasilnya antara 120/80-129/80 mmHg. Jika tidak segera diatasi, maka akan menjadi hipertensi.

  1. Hipertensi derajat 1

Tekanan darah yang termasuk ke dalam golongan ini adalah 130-139 mmHg sistolik atau 80-90 mmHg diastolik. Anda harus memeriksa beberapa kali untuk memastikan termasuk golongan ini.

  1. Hipertensi derajat 2
READ  Apa itu hukum kesehatan ?

Anda termasuk ke dalam golongan ini jika hasil pemeriksaan tekanan darah Anda di atas 140/90 mmHg. Apabila sudah mencapai golongan ini, maka dokter akan meresepkan obat untuk dikonsumsi secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat.

  1. Krisis Hipertensi

Apabila tekanan darah mencapai lebih dari 180/20 mmHg, maka Anda termasuk golongan ini. Ada baiknya untuk melalukan berulang kali pemeriksaan untuk memastikan Anda berada pada tahap ini. Jika hasilnya sama, Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Nah, itulah cara membaca dan memahami hasil pada pemeriksaan tekanan darah. Yuk, terapkan pola hidup sehat agar terbebas dari penyakit.

Sumberfoto : Hellosehat.com