payday loans
   
POSYANDU dikorbankan PDF Print E-mail
Written by admin   

Fri Jun 4, 2010 10:49 pm rahmad budianto <rahmadbudianto@yahoo.co.id>

Ada berita yang menyedihkan, dimana di salah satu kabupaten di Lampung sedang menyelenggarakan Pemilukada. Salah satu calon bupati adalah incumbent  Inilah yang menjadi pangkal masalah. Semua aparat baik camat lurah dan bayan  dikerahkan menjadi tim sukses. Yang menarik adalah ada salah satu kader posyandu yang menjadi tim sukses calon lain (bukan incumbent) Akibat dari hal tersebut sang camat hendak memberhentikan kader tersebut dan membubarkan posyandu yang sudah di jalankan puluhan tahun yang lalu. yang menjadi korban adalah anak-anak generasi mendatang akibat ulah aparat yang sewenang-wenang.

Sat Jun 5, 2010 2:02 am    "farrah aziz" <farah@pacbiotekindo.co.id>

Wah...masa sih...apa berita ini bisa dipertanggung jawabkan...?
Masa di era reformasi ini masih ada juga hal hal seperti itu? Sedangkan saat ini kebebasan dalam memilih.

Sat Jun 5, 2010 3:27 am  purnawan junadi <pije01@gmail.com>

sudah sejak lama posyandu menjadi arena politik yang paling gampang terlihat : kalau ganti kepala desa ya ganti kader posyandu.
Sat Jun 5, 2010 4:19 am    Charles Surjadi <kotasehat@hotmail.com>    oleh karena itu ka puskesmas atau stafnya harus dapat bermain cantik agar semua unsur politik dan komunitas madani tidak mengkaitkan kepentingan politik mereka dalam kegiatan posyandu situasi itu konflik politik dan kegiatan kesehatan berbasis komunitas pasti akan dijumpai di setiap setting/ tatanan sesuai dengan luas tatanan bisa di desa bisa di kabupaten bisa di kota.

Sun Jun 6, 2010 10:58 pm yudopuspito trijoko <tyudop@yahoo.com>

karena itulah, maka sebaiknya didorong agar tenaga kesehatan (dokter dll) menjadi kepala daerah, karena ternyata aset dan vehicle yang paling mudah menyentuh hajat hidup orang banyak adalah substansi kesehatan.
Dorong terus agar kepala daerah adalah orang berlatar belakang kesehatan karena hanya dengan demikian maka pembangunan berwawasan kesehatan dapat dipastikan keberhasilannya.
Dari pengamatan pada beberapa daerah yang memiliki kepala daerah berlatar belakang kesehatan dibandingkan dengan yang bukan berlatar belakang kesehatan, ternyata bahwa daerah yang beruntung tersebut lebih cepat perkembangannya dan makin baik kondisinya secara komprehensif dibanding daerah yang kurang beruntung tersebut (menggunakan indikator pertumbuhan dan perkembangan sosek-bud).
hanya sayangnya satu, seringkali kepala daerah tersebut terganjal akibat kelemahan dalam lobby politik (mungkin karena terpola akibat sering berkomunikasi dengan pasien (manusia), dan bukan dagang sapi he he he - jelas lobby politik itu sama dengan transaksi dagang sapi- he he he). Jadi liat niatnya, maunya jadi pemimpin atau jadi penguasa.

Mon Jun 7, 2010 3:52 am    flp sitorus <flpsitorus@yahoo.com>

Kesimpulan: bukan Posyandu yg dikorbankan...........

 

Add comment


Berita Nasional

kulon-progo-distribusikan-vaksin-flu-burung- Kulon Progo - Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mendistribusikan 25.000 vaksin flu burung (H5N1) clade 2.3.2 kepada para peternak itik di sana. Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Dinas Kepenak) Kulon Progo, Drajad Purbadi, kepada Antara, di Kulon Progo, Senin (14/1), mengatakan, distribusi vaksin melaui Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Hewan (UPTD Puskeswan) di wilayah utara, tengan dan selatan di wilayah Kulon Progo. "Penyebaran H5N1 clade 2.3.2 telah menyerang itik di Kabupaten Kulon Progo pada Oktober 2012. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta untuk mengantasi penyebaran virus ini....
tingkatkan-pelayanan-pasien-di-depok-anggaran-kesehatan-harus-digenjo SEBAGAI kota penyangga ibu kota, pelayanan kesehatan di Depok masih belum optimal. Nyatanya, masih banyak warga Depok yang berobat dan mencari fasilitas kesehatan ke Jakarta. Betapa tidak, tahun 2013 anggaran kesehatan di APBD Depok masih jauh dari aturan Undang-Undang Kesehatan, yakni mewajibkan 10 persen dari APBD. Dana kesehatan saat ini sebesar Rp97 miliar masih di bawah 10 persen APBD senilai Rp1,6 triliun. Anggota Komisi D DPRD Depok Farida Rahmawati mengatakan, kebutuhan pelayanan kesehatan sangat tinggi, sementara RSUD Depok selalu penuh sesak. Apalagi pertumbuhan penduduk semakin meningkat. Sementara infrastruktur kesehatan, kata dia, masih belum memadai. Farida mengakui kuncinya memang penataan kembali plafon anggaran prioritas...

Berita Internasional

kwara-resident-doctors-embark-on-rural-health-careThe 400 membership of Association of Resident Doctors in the University of Ilorin Teaching Hospital (UITH) has embarked on rural medical posting/outreach with the aim of complementing government efforts on rural community health care programme. Speaking at the free screening exercise for non communicable diseases like hypertension and diabetes among civil servants in Ilorin, the president of the association, Dr. Dele Tajudeen, said the programme was part of goals aimed at giving back to the community. Dr. Tajudeen, who said the pilot exercise of the rural medical outreach had been carried out in Offa and Esie communities, adding that resident doctors from...
survey-most-rural-doctors-in-southern-kentucky-not-prepared-to-implement-electronic-health-recordsMany rural providers near retirement weigh making investment versus closing practice LONDON, Ky. (April 5, 2013) — A new electronic health records (EHR) survey released this week found that 63 percent of rural health providers have not installed the new EHR software as mandated by the American Recovery and Reinvestment Act of 2009. More than 280 of the small and rural doctor practices surveyed in the Southern Kentucky region could be impacted and would face financial penalties from Medicaid and Medicare if they do not have new electronic health records software installed by 2015. More than 280 of the small and rural doctor...
RocketTheme Joomla Templates