Info Seputar Sistem Kesehatan Indonesia untuk Kesejahteraan Bersama

Menurut organisasi kesehatan dunia atau WHO, sistem kesehatan adalah sebuah kumpulan dari berbagai faktor kompleks dan berhubungan pada suatu negara yang sangat diperlukan dalam memenuhi tuntutan serta kebutuhan terhadap kesehatan perseorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat pada saat dibutuhkan. Sistem ini harus dibentuk untuk menjamin layanan kesehatan kepada seluruh elemen masyarakat. Indonesia juga menerapkan sistem kesehatan Indonesia yang dikenal dengan nama Sistem Kesehatan Nasional (SKN).

Landasan Sistem Kesehatan Nasional (SKN)

Dalam penyusunan sistem tersebut, diperlukan landasan agar dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai kaidah dalam suatu negara. Di Indonesia, landasan SKN tersebut ada tiga. Landasan yang pertama adalah Pancasila sebagai landasan idiil. Landasan kedua adalah UUD 1945 sebagai landasan konstritusional. Pasal-pasal dalam UUD 1945 yang digunakan adalah Pasal 28A, pasal 28B ayat (2), pasal 28C ayat (1), 28H ayat (1) dan ayat (3), dan pasal 34 ayat (2) dan ayat (3). Landasan yang ketiga adalah landasan operasional yaitu terdiri dari semua ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan SKN serta pembangunan kesehatan.

READ  Apa itu hukum kesehatan ?

Tujuan Dibentuknya SKN

Dalam suatu sistem, haruslah ada unsur-unsur yang terdiri dari input, output, feedback, impact, dan lingkungan. Menteri Kesehatan Indonesia sudah mengesahkan sistem kesehatan Indonesia dengan tujuan meningkatkan derajat bidang kesehatan juga kesejahteraan secara optimal sesuai dengan yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945. Tujuan mulia ini mampu membentuk warga negara yang sejahtera dari segi kesehatan.

Sistem kesehatan Indonesia yang disebut dengan SKN adalah suatu bentuk serta cara penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang memadukan upaya bangsa Indonesia dalam menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan serta mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Sistem Kesehatan Nasional ini sangat perlu dilakukan dalam hal pembangunan kesehatan yang menyeluruh.

Subsistem Kesehatan Nasional

Dalam perumusan SKN ini, terdapat berbagai hal yang harus diperhatikan untuk membentuk sistem kesehatan Indonesia yang maksimal dan berjalan dengan pelayanan yang lengkap untuk setiap warga negara. Untuk itu, dirumuskanlah subsistem yang dapat bersinergi membentuk sistem kesehatan yang optimal.

READ  Sertifikat petugas kesehatan

Sistem yang pertama adalah upaya kesehatan yang merupakan tatanan yang menghimpun beragam Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) serta Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang terpadu dan saling mendukung untuk menjamin tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Penyelenggaraan UKM dan UKP ini dilakukan secara menyeluruh, terpadu, berkelanjutan, bermutu dan berjenjang, dan terjangkau dengan prinsip yang profesional.

Subsistem sistem kesehatan Indonesia berikutnya adalah pembiayaan kesehatan. Dirumuskan bahwa pembiayaan kesehatan yang baik, stabil, terintegrasi, dan berkesinambungan adalah pemegang peranan penting dalam terselenggaranya pelayanan kesehatan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dalam pembangunan kesehatan.

Berikutnya adalah subsistem SDM kesehatan yang menjadi komponen sangat penting dalam menjalankan upaya kesehatan yang sudah disusun pemerintah. Sebagai bagian pelaksana lapangan, tenaga medis harus memadai jumlahnya, memadai kualitas dan jenisnya, serta terdistribusi secara adil serta merata.

Komponen berikutnya adalah sumber daya obat, perbekalan, kesehatan, serta makanan. Berbagai industri farmasi di Indonesia saat ini sudah berkembang. Dalam hal pengawasan obat dan makanan juga tersedia, namun harus lebih ditingkatkan agar bisa memadai dan tegas dalam pengawasannya.

READ  Cara Membaca Hasil Pada Pemeriksaan Tekanan Darah

Sistem kesehatan Indonesia yang maju juga mempunyai subsistem pemberdayaan masyarakat yang diharapkan berfungsi secara optimal. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk membina masyarakat agar mau dan mampu berperan serta dalam menyukseskan pembangunan kesehatan yang dicanangkan pemerintah, sehingga kontribusinya sangat membantu dalam pencapaian warga negara yang sehat dan berwawasan kesehatan.

Subsistem yang terakhir adalah manajemen kesehatan yang sangat penting dalam terselenggaranya sistem kesehatan Indonesia. Hal ini dikarenakan sistem manajemen diperlukan dalam mengatur setiap proses upaya pembangunan kesehatan. Keberhasilan dalam manajemen kesehatan ini juga ditentukan oleh ketersediaan data serta informasi kesehatan yang juga perlu dukungan kemajuan iptek di bidang kesehatan, dukungan hukum kesehatan, dan administrasi kesehatan. Jadi, aspek pendukung ini harus terpenuhi agar proses manajamen kesehatan bisa tepat sasaran dan berjalan lancar juga optimal secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

 

Sumber Artikel:

blog.elevenia.co.id

staff.ui.ac.id

www.persi.or.id

 

Sumber Gambar:

blog.elevenia.co.id

www.kabarmakassar.com