Sertifikat petugas kesehatan

Dikutip dari sims-nakes.org – dengan pedoman permenkes  Nomor  1796/2011, sertifikasi tenaga kesehatan dikategorikan sebagai sertifikat bagi peserta didik pada perguruan tinggi bidang kesehatan maupun tenaga kesehatan lainnya yang diusulkan oleh perguruan tinggi bidang kesehatan dan sertifikasi bagi tenaga kesehatan yang telah/pernah memiliki sertifikat kompetensi dalam rangka memperpanjang masa berlakunya sertifikat kompetensi.

nasional.kontan.co.id

Kenapa perlunya sertifikat petugas kesehatan ??

Sertifikat bukan hanya sebentuk kertas ,namun dengan memiliki setrtifikat kita adapat dipercaya oleh lembaga kesehatan bahwa kita layak mendapatkan pekerjaan ditempat tersebut.dengan adanya sertifikat lembaga kesehatan, akan mempertimbangkan kita sebagai calon dari petugas kesehatan . karena untuk mendapatkan sertifikat tersebut harus melewati sesi latihan terlebih dahulu .

Menurut Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP ) –untuk meningkatkan mutu kompetensi, dan mendapatkan pengakuan dari tenaga kerja diseluruh sektor  yang berada dikawasan indonesia, wajib untuk melalui proses sertifikassi sebagai lembaga independen yang harus dimiliki oleh petugas kesehatan.

READ  Kenali Secara Singkat Mengenai Gelar Dokter Spesialis

Lembaga kesehatan memiliki peran besar untuk menciptakan lingkungan dan suasana yang kondunsif yang dapat memotivasi para karyawannya untuk bisa memberikan ide atau gagasan baru .salah satunya dengan menerapkan coaching dari atasan maupun mentor . dengan adanya coaching tersebut, dapat meningkatkan keahlian yang harus dimulai dengan adanya perubahan pada pola pikir dan kesadaran akan penting memiliki keahlian tersebut.

Dikutip dari kompasiana – memasuki tahun 2013,tenaga kesehatan wajib menjalani Uji Kompetensi agar dapat Surat Tanda Registrasi (STR), Apabila tanpa STR ,bisa dianggap ilegal dalam melakukan praktek klinik dipelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan  tamat kuliah dibawah tahun 2012 ,mengalami pemutihan ,dapat STR tanpa ujian.

Dengan adanya STR ,pemerintah dapat melindungi masyarakat dengan memberikan kualitas dan kompetensi yang ada pada setiap calon pekerja.STR tidak hanya diperuntukan oleh perawat saja ,namun semua tenaga kesehatan tanpa terkecuali harus memiliki STR.

READ  Gangguan Elektrolit Adalah Masalah Yang Berbahaya

Sertifikat dapat digunakan bagi perawat dan caregiver serta untuk tenaga medis lainnya dalam penangan pasien rujukan ke rumah sakit lainnya . seluruh tenaga medis yang sudah memiliki sertifikat petugas kesehatan dapat dipercaya menggunakan alat Automatic External Defibrillator yang merupakan alatbasic standar internasional. Selain itu ,para tenaga medis juga memiliki kemampuan untuk menangani kasus ke gawat daruratan trauma,khususnya pada kasus kecelakan diperusahaana atau tempat kerja maupun kecelakan lalu lintas . pemilik serifikat ini mampu melakukan triage dengan baik ,dilokasi bencana maupun gawat darurat.

Apa saja tanggung jawab bagi pemiliki sertifikat petugas kesehatan

  1. Perlatan dan bahan yang dapat dipergunakan
  2. Semua jenis dari tenaga kerja dan jenjang keahlian
  3. Proses produksi
  4. Teknologi dan metodologi kerja
  5. Karakteristik dan sifat pekerjaan
  6. Faktor –faktor lingkungan fisik , kimiawi ,biologi , maupun sosial
READ  5 Hal untuk Menjadi Dokter yang Baik

Adapun hambatan dari sertifikat petugas kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah belum diakui oleh negara lain .oleh karna itu, pemerintah mengupayakan membuka kerja sama dengan lembaga tenaga kerja kesehatan diindonesia dengan taraf internasional yang dapat diakui oleh negara lain. Sayangnya pemerintah, tidak memberikan subsidi kepada tenaga kerja kesehatan . sehingga biaya untuk memperoleh sertifikat tersebut menjadi beban bagi para tenaga kerja. Sertifikat ptugas kesehatan dinilai sangat penting bagi  para tenaga medis ,kaena tentu akan meningkatkan standar keahlian tenaga kerja dibidang kesehatan yang akan bekerja diluar negeri.buakn hanya itu , para tenaga kerja juga akan dibekali keahlian bahasa dan belajar budaya negara lain agar lebih mudah untuk beradaptasi.